Sepeda listrik

Upgrade Sepeda Listrik Menjadi tren di Kalangan Masyarakat

Booming kendaraan listrik mulai terasa.berbagai model dan kendaran listrik termasuknya sepeda listrik sudah banyak yang digunakan di lingkungan masyarakat, peminat sepeda listrik mulai tumbuh banyak dan dimanjakan oleh sebuah inovasi dan pelayanan yang cukup baik. Cukup disayangkan cakupan genre sepeda yang belum banyak varian sepeda yang ditawarkan sepeda konvensional. solusinya adalah memodifikasi sepeda konvesional menjadi sepeda listrik.

Dipasaran telah menyiapkan kit untuk mengubah sepeda konvesional menjadi sepeda listrik.untuk memodifikasi sepeda ada berbagai cara.mulai cara yang mudah kita bias memberikan sepeda yang mau di odifikasi ke tempat bengkel terpercaya. Bengkel yang kita percaya akan menggunakan komponen yang telah teruji sesuai dengan SNI (Standart Nasional Indonesia). Pilihan selanjutnya adalah membelikan barang yang mau di modifikasi dari toko atau dari bengkel yang kita percaya. pilihan ini kemungkinan kita meraskaan pemasangan komponen sesuai sepeda yang kita beli,namun tetap merasakan dalam memilih komponen yang teruji sebagai pembangun kit sepeda listrik.pilihan terakhir cukup rumit,namun untuk pesepeda yang ingin mengeksplore dala mencari komponen sepeda listrik, pilihan terakhir adalah merakit secara individu komponen yang yang paling mendasar merakit masing-masing kkomponen kit.

Sebelum merubah sepeda,rancangan awal bagaimana kita memilih kit sepedan listrik memilih sangat berpengaruh.selain spesifikasi komponen-komponen ,perlunya dipikirkan juga pemasangan masing-masing komponen tersebut di sepeda,yang dipikirkan selain spesifikasi dan rancangan,perlu dipikirkan secara matang pembagian bobot (weight distribution) sehingga tidak banyak bobot dari baterai dan komponen sepeda listrik lainya.kombinasi terbaik didapatkan dari motor mid drive dengan baterai. Menggunakan motor mid drive yang dipasang di bagian area bottom bracket memudahkan pemeliharaan sepeda dan juga saat terjadi kebocoran ban,namun meningkatkan keausan komponen transmisi,serta ukuran gigi depan yang terbatas,dan umumnya berukuran besar membuatnya agak berat digunakanpada waktu baterai habis dan kecepatan sepeda rendah.penggunaan motor hub belakang mengurangi kedua kelemahan tersebut,namun kabel yang menjulur menyulitkan saat terjadinya kebocoran ban.motor di hubdepan sedikit mengurangi kesulitan,namun tenaga yang dihasilkan ban depan terasa kurang menjadi habit(kebiasaan) para pengguna sepeda.

Jika anda mengalami kendala atau kerusakan hubungi :

 

Similar Posts